Altri brani di Nadzira Shafa
Descrizione
Compositore: Nadzira Shafa
Paroliere: Nadzira Shafa
Testo e traduzione
Originale
Layanku sudah menjadi abu.
Kian kelabu tak ada kabar darimu.
Huuu-huuu.
Pernahkah kau berfikir tentangku yang selalu rindu kamu?
Adakah waktu bertemu lagi?
Tak kutemukan jalan tengahnya.
Kau pergi tanpa kabar ku pun terluka.
Buat apa saat itu kita bersama hanya 'tuk saling meluka.
Pernahkah kau berfikir tentangku yang selalu rindu kamu?
Adakah waktu bertemu lagi?
Tak kutemukan jalan tengahnya.
Kau pergi tanpa kabar ku pun terluka.
Buat apa saat itu kita bersama hanya 'tuk saling meluka.
Kini kutahu ku tak cukup untukmu.
Kini kutahu kau tak inginkanku.
Biar saja waktu yang membalas luka ini untukmu.
Tak kutemukan jalan tengahnya.
Oooh.
Tak kutemukan jalan tengahnya.
Kau pergi tanpa kabar ku pun terluka.
Buat apa saat itu kita bersama hanya 'tuk saling meluka.
Kini kutahu ku tak cukup untukmu.
Kini kutahu kau tak inginkanku.
Biar saja waktu yang membalas luka ini untukmu.
Biar saja waktu yang membalas luka ini untukmu.
Traduzione italiana
La mia cameriera è diventata cenere.
Sta diventando grigio e non ci sono tue notizie.
Whoo-hoo.
Hai mai pensato che mi manchi sempre?
C'è tempo per incontrarci di nuovo?
Non riesco a trovare una via di mezzo.
Te ne sei andato senza sapere che ero ferito.
Perché ci siamo riuniti solo per ferirci a vicenda?
Hai mai pensato che mi manchi sempre?
C'è tempo per incontrarci di nuovo?
Non riesco a trovare una via di mezzo.
Te ne sei andato senza sapere che ero ferito.
Perché ci siamo riuniti solo per ferirci a vicenda?
Ora so che non sono abbastanza per te.
Ora so che non mi vuoi.
Lascia che il tempo ti ripaghi questa ferita.
Non riesco a trovare una via di mezzo.
Oooh.
Non riesco a trovare una via di mezzo.
Te ne sei andato senza sapere che ero ferito.
Perché ci siamo riuniti solo per ferirci a vicenda?
Ora so che non sono abbastanza per te.
Ora so che non mi vuoi.
Lascia che il tempo ti ripaghi questa ferita.
Lascia che il tempo ti ripaghi questa ferita.