Descrizione
Compositore: Kevin Lin林隆璇
Paroliere: Arvian Dwi Pangestu
Testo e traduzione
Originale
Sampai hilang baru kau mengerti artinya menghargai seseorang yang selalu di sampingmu.
Berpapasan pun dia tak peduli, tak merindumu lagi, dan akhirnya kau mulai menyadari.
Jika kau cinta mengapa tak menahannya?
Tak ungkapkan yang kau rasa.
Jujurlah, hatimu milik dia.
Ataukah ada hati lain yang kau jaga, yang tak sanggup engkau lepas, membuat dirimu terperangkap tak berdaya?
Berpapasan pun dia tak peduli, tak merindumu lagi, dan akhirnya kau mulai menyadari.
Jika kau cinta mengapa tak menahannya?
Tak ungkapkan yang kau rasa.
Jujurlah, hatimu milik dia.
Ataukah ada hati lain yang kau jaga, yang tak sanggup engkau lepas, membuat dirimu terperangkap tak berdaya.
Sebelum semua berakhir kau sesali, akankah kau temui hati sebaik dia?
Jika kau cinta mengapa tak menahannya?
Tak ungkapkan yang kau rasa.
Jujurlah, hatimu -milik dia. Wooo. . .
-Jika kau cinta -mengapa tak menahannya? -. . .
yang engkau rasa.
Jujurlah, hatimu milik dia.
Ataukah ada hati lain yang kau jaga, yang tak sanggup engkau lepas, membuat dirimu terperangkap tak berdaya.
Dirimu terperangkap tak berdaya.
Traduzione italiana
È solo quando non c'è più che capisci cosa significa apprezzare qualcuno che è sempre al tuo fianco.
Anche se passi di lì, non gli importa, non gli manchi più, e finalmente inizi a rendertene conto.
Se ami, perché non resistere?
Non dire quello che senti.
Sii onesto, il tuo cuore appartiene a lui.
Oppure c'è un altro cuore che stai proteggendo e che non puoi lasciare andare, lasciandoti impotente intrappolato?
Anche se passi di lì, non gli importa, non gli manchi più, e finalmente inizi a rendertene conto.
Se ami, perché non resistere?
Non dire quello che senti.
Sii onesto, il tuo cuore appartiene a lui.
Oppure c'è un altro cuore che stai proteggendo e che non puoi lasciare andare, lasciandoti intrappolato impotente.
Prima che tutto finisca ti penti, troverai un cuore buono come il suo?
Se ami, perché non resistere?
Non dire quello che senti.
Sii onesto, il tuo cuore appartiene a lui. Woo. . .
-Se ami, perché non tenerlo? -. . .
quello che senti.
Sii onesto, il tuo cuore appartiene a lui.
Oppure c'è un altro cuore che stai proteggendo e che non puoi lasciare andare, lasciandoti intrappolato impotente.
Sei intrappolato impotente.