Altri brani di Alisha Dira
Descrizione
Produttore: Muhammad Pramudito
Compositore: Alisha Nadira Lubis
Paroliere: Alisha Nadira Lubis
Arrangiatore: Muhammad Pramudito
Testo e traduzione
Originale
Ini sudah kesekian kalinya, kutahan air mataku saat kau tinggikan suaramu.
Temanku yang pernah jadi saksinya, betapa ku berusaha bertahan dengan sifat egoismu.
Ku kan sabar menunggu kau berubah, tapi ada kalanya aku lelah.
Aku tak memintamu membuatku tertawa.
Ku hanya minta cukup, jangan buatku menangis.
Haruskah ku berdiri, melangkah untuk pergi?
Padahal hati ini. . .
belum siap sendiri.
Temanku yang pernah jadi saksinya, betapa ku berusaha bertahan dengan sifat egoismu.
Ku kan sabar menunggu kau berubah, tapi ada kalanya aku lelah.
Aku tak memintamu membuatku tertawa.
Ku hanya minta cukup, jangan buatku menangis.
Haruskah ku berdiri, melangkah untuk pergi?
Padahal hati ini. . .
Aku tak memintamu membuatku tertawa.
Ku hanya minta cukup, jangan buatku menangis!
Haruskah ku berdiri, melangkah untuk pergi?
Padahal hati ini, padahal hati ini belum siap sendiri.
Traduzione italiana
Questa è l'ennesima volta, trattengo le lacrime quando alzi la voce.
Amico mio, che è stato testimone di come ho cercato di sopravvivere con la tua natura egoista.
Aspetterò pazientemente che tu cambi, ma ci sono momenti in cui sono stanco.
Non ti sto chiedendo di farmi ridere.
Chiedo solo abbastanza, non farmi piangere.
Dovrei alzarmi, fare un passo per andarmene?
Anche se questo è il cuore. . .
non ancora pronto.
Amico mio, che è stato testimone di come ho cercato di sopravvivere con la tua natura egoista.
Aspetterò pazientemente che tu cambi, ma ci sono momenti in cui sono stanco.
Non ti sto chiedendo di farmi ridere.
Chiedo solo abbastanza, non farmi piangere.
Dovrei alzarmi, fare un passo per andarmene?
Anche se questo è il cuore. . .
Non ti sto chiedendo di farmi ridere.
Chiedo solo abbastanza, non farmi piangere!
Dovrei alzarmi, fare un passo per andarmene?
Anche se questo cuore, anche se questo cuore non è pronto per se stesso.