Altri brani di Flowr Pit
Descrizione
Produttore, ingegnere del missaggio: Alfat Arya Nugraha
Ingegnere Master: Gerard Ruminthap
Compositore, paroliere: Alfat Arya Nugraha
Paroliere: Winona Amabel
Testo e traduzione
Originale
Menembus rambutmu yang tertutup kain belacu adalah angin malam.
Ia duduk bersama orang-orang yang mencintaimu dan masih mencintaimu.
Ada danau di pelupuk matanya dan sungai di selat langkahnya, tapi kita akan menginap satu malam lagi bersama leluhuran orang-orang yang kesepian itu dan sayup ayat yang membawamu pergi sedikit demi sedikit ke dunia yang asli.
Come on, hilang!
Kubayangkan tubuhmu mengkil setelah semandi di ujung petang ini dan kubayangkan telapak
Izrail merangkul bahu rahangmu yang bersujud wamu yang sedang bersujud.
Sudah nyamankah kau tidur dibalut kain belacu yang kaku itu? Mungkin.
Masih banyak tangisanmu dalam bersudut-sudut kamar dan aku harus mulai melawan adduka yang tersumbat sampah-sampah tisu.
Tapi jika rasamu telah hilang, tutup pintu di -belakangmu dan mengalahlah, pergi.
-Lepaskanlah semua telah sirna.
Jalanmu selesai, sinilah kau terhenti.
Tinggalkanlah dunia dengan damai.
Semua yang kau kasihi dengan cinta kau bekali.
Kubayangkan tubuhmu mengkil setelah semandi di ujung petang ini dan kubayangkan telapak Izrail merangkul bahu rahangmu yang bersujud wamu yang sedang bersujud.
Sudah nyamankah kau tidur dibalut kain belacu yang kaku itu?
Mungkin.
Masih banyak tangisanmu dalam bersudut-sudut kamar dan aku harus mulai melawan adduka yang tersumbat sampah-sampah tisu.
Tapi jika rasamu telah hilang, tutup pintu di belakangmu dan mengalahlah, pergi.
Lepaskanlah semua telah sirna.
Jalanmu selesai dan akhirnya kau berpulang.
Tinggalkanlah dunia dengan damai.
Semua yang kau kasihi dengan cinta kau bekali.
Lepaskanlah semua telah sirna.
Jalanmu selesai dan akhirnya kau berpulang.
Tinggalkanlah dunia dengan damai.
Traduzione italiana
Attraverso i tuoi capelli ricoperti di calicò c'è la brezza notturna.
Si è seduto con persone che ti amavano e ti amano ancora.
Ci sono laghi agli angoli dei suoi occhi e fiumi nelle strette dei suoi passi, ma resteremo ancora una notte con gli antenati di quelle persone sole e versi deboli che ti trasportano a poco a poco nel mondo reale.
Avanti, sparisci!
Immagino il tuo corpo lucido dopo il bagno di fine serata e immagino i tuoi palmi
Izrail abbraccia le spalle della tua mascella prostrata e wamu che si sta prostrando.
Ti senti a tuo agio a dormire avvolto in quel rigido panno di calicò? Possibile.
C'è ancora tanto che pianti negli angoli della stanza e devo iniziare a combattere l'adduka che è intasata di rifiuti di tessuti.
Ma se i tuoi sentimenti se ne sono andati, chiudi la porta dietro di te e arrenditi, vai.
-Lascia andare, tutto è scomparso.
Il tuo cammino è finito, qui ti fermi.
Lascia il mondo in pace.
Tutto ciò che ami con amore lo fornisci.
Immagino il tuo corpo splendente dopo aver fatto il bagno alla fine di questa serata e immagino il palmo di Izrail che abbraccia la spalla della tua mascella prostrata e il tuo viso prostrato.
Ti senti a tuo agio a dormire avvolto in quel rigido panno di calicò?
Possibile.
C'è ancora tanto che pianti negli angoli della stanza e devo iniziare a combattere l'adduka che è intasata di rifiuti di tessuti.
Ma se i tuoi sentimenti se ne sono andati, chiudi la porta dietro di te e arrenditi, vai via.
Lascia andare, tutto è andato.
Il tuo viaggio è finito e finalmente torni a casa.
Lascia il mondo in pace.
Tutto ciò che ami con amore lo fornisci.
Lascia andare, tutto è andato.
Il tuo viaggio è finito e finalmente torni a casa.
Lascia il mondo in pace.